Ada beragam jenis bahan bean bag yang bisa kamu pilih sesuai kebutuhan, dimulai dari bahan cover yang paling penting, inner, dan isian bean bag pun beragam.
Biasanya, jenis bahan bean bag untuk cover luar dan inner berbeda. Bahkan, bahan untuk cover luar bean bag pun dibagi menjadi dua macam, yaitu untuk keperluan indoor atau outdoor.
Jadi, sebelum memilih bean bag, yuk kenali jenis bahan bean bag yang sesuai dengan kebutuhanmu di sini.
Mengenal Jenis Bahan Bean Beag
Ada beragam bahan yang dipakai untuk membuat bean bag, dan biasanya terdiri dari bahan untuk bagian inner, cover luar, dan isian bean bag itu sendiri.
Untuk cover luar bean bag dibagi menjadi beberapa macam lagi, karena disesuaikan dengan kebutuhan penggunanya, apakah bean bag tersebut digunakan untuk di luar ruangan atau dalam ruangan.
Agar lebih jelas, kamu bisa simak penjelasan berikut ini, yaitu:
1. Inner bean bag
Bagian inner ini berfungsi untuk membungkus butiran styrofoam agar tak perlu dikeluarkan dari dalam kantong jika cover luar dicuci.
Ada beberapa jenis kain yang biasanya digunakan untuk membuat inner bean bag, yaitu sebagai berikut:
– Furing peles
Bahan kain ini disebut juga abulai yang merupakan jenis kain denga bahan dasar serat polyester yang karakteristiknya mengilap, tipis dan sangat ringan. Harga kain ini lebih murah dibanding jenis kain furing lainnya.
– Furing PC
Jenis kain furing ini adalah jenis yang ringan dan lembut. Bahkan, teksturnya pun mirip seperti kain fleece tapi lebih tipis.
– Furing spunbond
Spundbond adalah jenis kain non woven yang teksturnya sedikit kaku, berserat rapat, dan halus.
Kain ini memiliki ketebalan yang beragam, mulai dari 25 gram sampai 100 gram. Untuk kain spunbond 25 gram biasanya kain paling tipis.Fakta Menarik Bean Bag, Sudah Ada Sejak Tahun 1969?
Sementara, kain spunbond 50 gram sampai 75 gram biasanya termasuk jenis dengan ketebalan kain sedang atau medium.
Lain halnya dengan kain spunbond 100 gram yang paling tebal, dan kain dengan ketebalan ini direkomendasikan untuk dijadikan sebagai inner bean bag karena lebih kokoh dan awet.
– Furing tafeta
Karakteristik kain ini tipis, tahan lama, tak mudah kusut, dan mudah untuk dicuci. Ada beberapa varian kain jenis ini yang bisa kamu pilih sebagai bahan inner bean bag.
Adapun varian tersebut adalah taffeta 190 T, 240 T, dan taffeta 250 T. Huruf T di sini artinya singkatan dari jumlah benang dalam satu inci persegi kain. Varian taffeta yang cocok untuk inner bean bag adalah kain taffeta 190 T.
2. Cover bean bag
Cover ini berfungsi untuk melindungi bagian lapisan dalam bean bag agar tidak mudah kotor.
Bahan yang digunakan untuk lapisan luarnya sebaiknya disesuaikan dengan kondisi lingkungan.
Contohnya bean bag untuk luar ruangan dan dalam ruangan harus dibedakan. Kamu harus memilih cover yang cocok dengan kebutuhan tersebut. Berikut penjelasannya:
– Indoor
a. Kain denim
Kain ini memiliki karakteristik yang cukup kokoh karena dibuat dari tenunan serat katun warna biru atau benang putih dan benang indigo.
Jika dilihat dari ukuran berat dan tingkat ketebalannya, ada varian lightweight denim atau denim ringan, midweight, dan heavyweight atau denim berat.
Lightweight memiliki ketebalan di bawah 12 Oz, midweight ketebalan di antara 12 sampai 16 Oz, sementara heavyweight denim memiliki ketebalan di atas 16 Oz.
Semakin kecil angka di depan Oz, maka semakin lemas karakteristik dari denim tersebut.
b. Kain kanvas
Jenis kain ini kuat, dan memiliki motif benang yang jelas, dan serat tebal. Biasanya, kain kanvas yang digunakan berupa kanvas blacu, marsoto, dan PE.
c. Spandek
Karakteristik bahan ini adalah elastis, dan bisa meregang sampai 5 kali lipat dari ukuran aslinya.
d. Suede
Kain suede bisa dikategorikan dalam jenis bahan yang permukaannya bulu halus. Biasanya bahan ini diambil dari bagian dalam kulit hewan, seperti kambing, sapi, domba, dan kerbau yang dekat dengan bagian dagingnya.
e. Kulit sintetis
Bahan kulit imitasi ini terbuat secara kimia dengan lilin, plyurethane, dan pewarna, sehingga bahan dan warnanya mirip kulit asli.
f. Rasfur
Rasfur adalah jenis kain dengan tekstur bulu lembut dan kenyal, yang memiliki panjang 5 mm sampai 20 mm.
g. Linen
Untuk bahan ini terbuat dari serat selulosa yang tumbuh dalam batang tanaman flax, dan umumnya memiliki tekstur halus, susunan serat sangat rapi dan kelihatan elegan.
– Outdoor
a. Kain taslan
Kain yang terkenal dengan keawetannya ini memiliki bentuk jalinan serat polyester yang kuat, dan bisa digunakan dalam jangka waktu lama.
b. Kain parasut
Kain ini tercipta dari serat sintetis, dan umumnya memiliki karakteristik yang ringan tapi kuat, dan cenderung mudah dibersihkan.
c. Kain vinyl
Sifat kain ini kedap air, tapi kurang lentur. Umumnya, kain ini terbuat dari bahan karet yang diproses menyerupai kulit hewan.http://www.rizkynadiateknik.com
d. Kain cordura
Termasuk dalam jenis kain premium dengan tekstur bintik-bintik di bagian permukaannya.
Kain ini memiliki kekuatan 10 kali lipat lebih besar dibanding katun, serta 3 kali lebih besar dibanding kain polyester.
3. Isian bean bag
Untuk isian biasanya ada beragam pilihan bahan, dimulai dari styrofoam, bead beans, polystyrene beads atau dakron.
Jika kamu mengutamakan kenyamanan, lebih baik gunakan isian berbahan polystyrene beads.
Bean bag cocok sekali diletakkan di mana saja, dan kamu bisa membeli atau menyewanya di tempat terpercaya seperti RNT Production. Hubungi kontak RNT Production di nomor 082113034008 untuk informasi selengkapnya.











