Mau tahu tips rahasia agar AC tidak boros listrik? Alat penyejuk ruangan ini memang banyak diminati setiap orang.
Apalagi, AC juga memberi kesejukkan yang berbeda dengan kipas angin. Meski demikian, harga AC sendiri lebih mahal, dan wattnya pun lebih besar.
Jadi, tidak semua orang bisa memakai alat ini. Tapi, untuk kamu yang ingin menyewanya untuk kebutuhan acara atau berniat membeli AC, kamu harus tahu bagaimana cara agar perangkat ini tidak boros listrik.
Tips Rahasia agar AC Hemat Listrik
Saat cuaca sedang panas, AC atau air conditioner adalah salah satu alat yang memiliki peran penting dalam menyejukkan ruangan.
Orang-orang yang berada di ruangan ber-AC akan merasa lebih nyaman serta sejuk, sehingga banyak orang yang memakai perangkat ini.
Tidak hanya dipakai untuk beragam jenis kebutuhan acara saja, sebuah AC juga banyak digunakan dalam mall, kantor, sekolah, dan rumah.
Namun, meski banyak diminati, nyatanya tidak semua orang bisa memiliki alat penyejuk ruangan ini, jadi beberapa orang akan memilih kipas yang lebih hemat listrik dan hemat biaya.
Bila kamu khawatir dengan biaya listrik yang mahal, tapi tetap ingin memakai AC, kamu harus tahu bagaimana cara mengatur suhu AC yang tepat agar udara tetap sejuk dan hemat listrik.
Bagaimana caranya? Simak beberapa tips di bawah ini bagi kamu yang tertarik ingin menggunakan AC, yaitu:
1. Suhu 26 derajat celcius
Mengapa harus memakai AC dengan suhu 26 derajat celcius? Walaupun tubuh manusia bisa menyesuaikan diri, kemampuan ini juga tetap ada batasnya.
Jika suhu luar dan juga suhu di dalam ruangan berbeda jauh, hal ini bisa memicu tubuhmu jadi sakit.
Nah, suhu 26 derajat celcius ini cocok sekali untuk suhu dalam ruangan, dan membuat AC jadi lebih irit dan nyaman.
2. Ubah mode AC jadi ‘Dry’
Kapan kamu harus mengubah mode AC jadi ‘dry’? Hal ini bisa kamu lakukan saat udara terlalu lembab dan panas.
Ketika musim hujan, udara biasanya akan lebih lembab dan panas, jadi kamu harus mengubah mode AC dari mode cool jadi mode dry.
Mode dry ini bisa menyerap udara lembabm dan membantu AC jadi lebih irit listrik. Ketika kamu menyalakan mode cool, kipas pada AC biasanya akan terus berputar dengan kencang sampai suhu ruangan jadi berubah dingin.Rawat AC dengan Tepat Gunakan Cara Ini
Hal ini justru bisa membuang listrik, dan mode dry bisa membuat kipas jadi berputar dengan lebih lambat serta stabil, sehingga hemat listrik.
3. Waktu tepat membuka jendela
Kapan waktu yang tepat untuk membuka jendela? Setelah tiga jam AC dinyalakan, baru kamu bisa membuka jendela ruangan.
Ada banyak orang yang tidak tahu hal ini, padahal seharusnya saat AC sudah menyala di ruangan tertutup selama 3 jam, maka udara di dalam ruangan tersebut sudah tidak segar.
Jika selama 6 jam tidak dilakukan pergantian udara, maka udara yang ada di ruangan pun akan terpolusi berat.
Polusi udara ini bisa memengaruhi kesehatan, dan jika kamu sering mengalami masalah pernafasan, seperti flu, pusing ketika sedang berada di ruangan ber-AC, artinya kamu harus memperhatikan kondisi ini dengan membuka jendela setiap 3 jam setelah AC menyala.
4. Arah mulut AC
Saat AC di ruangan dinyalakan, kamu harus memerhatikan arah mulut AC. Bila arah mulutnya ke atas, maka angin yang dikeluarkan oleh perangkat ini pun bisa lebih cepat stabil dan memenuhi ruangan.
5. Posisi tidur menyamping
Posisi tidur juga harus diperhatikan bila kamu berada di ruangan ber-AC. Tidur terlentang di bawah udara yang dikeluarkan AC bisa membuat mulut jadi kering.
Angin AC pun akan langsung meniup ke arah tubuhmu, dan kondisi ini jelas tidak baik untuk kesehatan.
Sebaiknya, saat tidur di ruangan ber-AC, lebih baik kamu tidur dalam posisi menyamping untuk mencegah terkena masalah kesehatan.
6. Buka AC dulu baru menutup jendela
Mengapa harus melakukan hal ini saat kamu sedang mengaktifkan AC? Ternyata penggunaan AC juga memiliki langkah-langkahnya.
Jadi, pertama kita harus masuk ke dalam ruangan lebih dulu, lalu mengaktifkan AC saat posisi jendela sudah terbuka. Setelah AC menyala, tunggu beberapa saat, baru kamu bisa menutup jendela.
7. Waktu mematikan AC
Ternyata, ada beberapa momen di mana kita harus mempertimbangkan kapan harus mengaktifkan AC dan mematikannya.
Bila kamu hendak pergi meninggalkan ruangan dalam waktu sebentar, alangkah lebih baik tidak usah mematikan AC yang sedang menyala.http://www.rizkynadiateknik.com
Hal ini tentu saja bisa membantu hemat listrik, dan merawat mesin AC. Karena, bila perangkat ini terlalu sering dibuka tutup, justru bisa membuat mesinnya rusak.
Lalu, kamu juga bisa lebih boros listrik. Maka dari itu, jika bepergian sebentar, misalnya hanya 1 jam, lebih baik kamu tidak usah mematikan AC yang ada di dalam ruangan.
8. Waktu menyalakan AC
Tidak hanya mematikan AC, kamu juga harus menyalakan AC di waktu yang tepat. Banyak orang yang langsung menyalakan AC setelah masuk ke dalam ruangan.
Padahal, tubuh kita berada dalam kondisi suhu yang tinggi, dan bila AC langsung dinyalakan justru menyulitkan tubuh beradaptasi, dan akhirnya tekanan darah pun melonjak seketika.
Hal ini sangat tidak baik apalagi untuk orang yang memiliki jantung lemah. Jadi, jangan terburu-buru untuk menyalakan AC setelah kamu masuk ke dalam ruangan, tapi tunggu dulu sampai suhu tubuh beradaptasi.
Lagi cari jasa sewa AC? Kamu bisa menyewa perangkat ini di RNT Production. Tak hanya AC, di sini juga kamu bisa menyewa beragam jenis perlengkapan acara dengan harga terjangkau, dan kualitas yang bagus 082113034008.











