ArtikelSewa Alat Pesta Jakarta BaratSewa Alat Pesta Jakarta SelatanSewa Alat Pesta Jakarta TimurSewa Alat Pesta Jakarta Utara

Rental AC Low Watt? Ini Cara Pilih yang Tepat

24
×

Rental AC Low Watt? Ini Cara Pilih yang Tepat

Share this article
rental ac low watt
rental ac low watt

Mau rental AC low watt tapi bingung bagaimana cara memilihnya yang tepat dan sesuai kebutuhan? Jangan khawatir, kamu harus simak ulasan ini sampai akhir.

AC adalah salah satu perangkat elektronik yang fungsinya sama seperti kipas. Biasanya, alat ini digunakan dalam berbagai jenis acara, kantor, rumah, rumah sakit dan lain sebagainya.

Namun, sebelum kamu menyewa sebuah AC, kamu harus pastikan perangkat ini cocok dan sesuai dengan kebutuhanmu. Untuk lebih lengkapnya, simak penjelasannya di sini.

Hal Penting Sebelum Rental AC Low Watt

Barang elektronik ini adalah salah satu jenis penyejuk ruangan selain kipas. Namun, biasanya sebuah AC dikenal dengan wattnya yang tinggi.

Padahal, jika wattnya tinggi, tentu saja tagihan listrik pun akan membengkak atau bila kapasitas listrik tidak sesuai, bisa saja terjadi pemadaman.

Oleh karena itu, beberapa orang membutuhkan sebuah AC yang memiliki daya watt rendah, contohnya seperti AC dengan kapasitas ½ PK dan juga 1 PK.

Daya listrik sebuah AC ini ditentukan dari kapasitas pendiginannya yang dinyatakan dalam bentuk BTU/h.

Maka dari itu, daya AC yang nilai BTU/h sama tidak berbeda jauh, tapi beberapa jenis AC tersebut butuh daya listrik rendah untuk beroperasi dibanding AC jenis lain.

AC jenis low watt ini memang memiliki daya listrik yang lebih rendah karena kapasitas pendinginanya pun lebih rendah.

Biasanya, aka nada perbedaan performa AC bila kapasitas pendinginannya berbeda. Oleh karena itu, kamu harus tahu bagaimana memilih AC yang tepat dengan cara memilihnya yang cermat.

Karena, AC low watt ini cocok sekali bagi kamu yang memiliki daya listrik terbatas, jadi simak beberapa cara memilihnya yang benar di poin-poin berikut ini, yaitu:

1. Untuk ruangan dengan luas 8 meter persegi

AC ½ PK memiliki kapasitas pendinginan umumnya sebesar 5000 BTU/h, dan biasanya cocok sekali digunakan di kamar tidur.

Kamu bisa menggunakan acuan 200 BTU/h setiap satu meter persegi, karena rumus ini bisa dipakai untuk ruangan yang cooling loadnya rendah, dan juga minim alat elektronik, aktivitas dan penghuni.Rekomendasi Sofa Sudut Minimalis untuk Acaramu

Cooling load ini merupakan beban yang harus didinginkan oleh perangkat AC pada suatu ruangan.

Jika kamu melakukan perhitungan dengan cara yang disebutkan di atas, maka AC dengan kapasitas ½ PK akan bekerja lebih optimal untuk mendinginkan ruangan dengan volume 20 sampai 25 meter persegi.

Cara perhitungan ini juga bisa menggunakan asumsi tinggi plafon rata-rata yang ada di Indonesia.

Bila kamarmu sedikit lebih luas, kamu bisa mempertimbangkan AC ¾ PK yang kapasitas pendinginannya sebesar 7000 BTU/h.

Kamu harus ingat, luas optimal area adalah 34 meter persegi dengan acuan 200 BTU/h untuk 1 meter persegi.

Jadi, pastikan kaamrmu masih berukuran di bawah 15 meter persegi yang cocok didinginkan dengan AC berkapasitas 1 PK.

2. Untuk ruangan 15 meter persegi

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, ruangan yang lebih luas bisa menggunakan jenis AC 1 PK atau pun 1,5 PK.

Jenis AC ini biasanya dipakai untuk mendinginkan ruang tengah, ruang tamu atau kamar tidur yang lebih luas.

Untuk kapasitas pendinginannya sebesar 9000 BTU/h, dan AC jenis 1 PK cocok sekali dengan ruangan yang memiliki luas 15 sampai 18 meter persegi.

Bila ruanganmu lebih besar dibanding AC 1,5 PK, kamu harus memakai AC dengan kapasitas pendingin sebesar 12000 BTU/h.

Tipe AC 1,5 PK ini cocok sekali digunakan untuk ruangan yang memiliki luas 20 sampai 24 meter persegi.

Sebaiknya, kamu gunakan rumus 700 BTU/h untk satu meter persegi di ruangan yang memiliki cooling load tinggi.

3. Untuk yang ingin hemat energi

Bila kamu sedang mencari AC yang hemat energi, kamu bisa memilih jenis AC dengan angka EER 10,41 ke atas atau CSPF sekitar 3,4 ke atas.

Biasanya, kapasitas pendinginan AC yang lebih kecil juga membutuhkan daya listrik yang rendah.

Tapi, hal ini justru lebih boros listrik, karena proses pendinginannya pun lebih memakan waktu yang lama.

Daripada memerhatikan daya, alangkah lebih baik kamu mengutamakan AC yang hemat energi.

Angka EER ini merupakan perbandingan antara konsumsi daya dan kapasitas pendinginannya.

Ac akan lebih efisien penggunaan energinya jika memiliki EER 10,41 ke atas, dan biasanya ditandai dengan simbol 4 sampai 5 bintang.http://www.rizkynadiateknik.com

Sementara CSPF menunjukkan nilai efisiensi sebuah AC ketika menggunakan energi dalam satu musim sama.

Jika nilai CSPF 3,4 ke atas, AC masih tergolong efisien saat menggunakan energi. Semakin tinggi nilai sebuah EER atau CSPF, maka semakin efisien performanya untuk mendinginkan sebuah ruangan.

Terkadang, beberapa orang bertanya apa perbedaan antara AC jenis inverter dengan low watt, padahal keduanya jelas saja berbeda.

Daya AC low watt ini cenderung tetap, karena kompresor bekerja dengan kapasitas penuh. Sementara jenis AC inverter kamu bisa mengatur putaran kompresornya agar bisa menghemat daya listrik.

RNT Production

Banyak orang yang membutuhkan sebuah AC dalam sebuah acara, dan biasanya kamu akan mencari tempat penyewaan perangkat ini.

Bagi kamu yang berada di Jakarta, kamu bisa menyewa AC standing di RNT Production untuk mendukung beragam jenis acara yang hendak kamu laksanakan.

Tidak hanya itu saja, harga sewa di RNT Production pun tergolong terjangkau, kualitas barangnya pun tidak perlu diragukan lagi.

Jadi, jangan ragu untuk bertanya pada pihak RNT Production lewat WhatsApp di nomor 082113034008.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *