Makna sungkem sangat dalam dan menyentuh bagi mereka yang melaksanakannya. Sungkem merupakan ritual penghormatan yang dilakukan oleh anak terhadap orangtuanya. Ritual ini dilaksanakan baik saat hari Raya maupun di hari pernikahan.
Ritual ini memiliki makna yang mendalam dan sarat nilai-nilai luhur budaya, khususnya dalam budaya Jawa dan Sunda. Yuk kita bahas apa saja makna yang terkandung dalam ritual sungkem kepada orangtua.
Makna Sungkem dalam Upacara Adat Pernikahan
Tradisi sungkem umumnya dilaksanakan pada momen special di hari Raya atau pada saat melangsungkan pernikahan. Dalam adat Jawa dan Sunda tradisi ini sangat penting untuk dilakukan dan tidak pernah dilewatkan.
Khususnya dalam upacara adat pernikahan, sungkem menjadi prosesi yang sangat di nantikan. Apa saja makna yang terkandung di balik tradisi sungkem dalam upacara pernikahan?
1. Sebagai Ungkapan Rasa Terima Kasih dan Bakti
Sungkem merupakan wujud rasa terima kasih dan bakti kedua mempelai kepada orang tua yang telah membesarkan, mendidik, dan membimbing mereka hingga dewasa. Melalui sungkem, kedua mempelai menunjukkan rasa hormat dan penghargaan atas kasih sayang dan pengorbanan orang tua selama ini.
2. Memohon Restu dan Doa
Sungkem juga merupakan cara bagi kedua mempelai untuk memohon restu dan doa dari orang tua dan sesepuh keluarga. Restu dan doa dari orang tua dan sesepuh keluarga dianggap sebagai sumber kekuatan dan keberkahan bagi kehidupan pernikahan mereka.
3. Simbol Persatuan dan Kesatuan Keluarga
Ritual sungkem mempersatukan kedua keluarga besar pengantin, yaitu keluarga dari pihak ayah dan ibu. Hal ini melambangkan kesatuan dan kebersamaan keluarga dalam mendukung pernikahan kedua mempelai.
4. Penanda Transisi Kehidupan
Makna sungkem berikutnya yaitu menandakan transisi kehidupan bagi kedua mempelai, dari masa lajang menuju kehidupan berumah tangga. Melalui ritual ini, kedua mempelai siap memasuki babak baru dalam hidup mereka dengan penuh tanggung jawab dan kemandirian.
5. Nilai-nilai Luhur Budaya
Sungkem mengandung nilai-nilai luhur budaya, seperti menghormati orang tua, menjunjung tinggi adat istiadat, dan menjaga silaturahmi keluarga. Ritual ini mengajarkan kepada generasi muda tentang pentingnya menghargai dan menghormati orang tua dan leluhur.
Begitu penting makna sungkem dalam tradisi adat pernikahan, maka prosesi ini tidak dilewatkan karena akan mengurangi suasana sakral dalam upacara pernikahan. Tradisi sungkem merupakan sebuah prosesi yang harus dipertahankan dan dilestarikan sebagai warisan budaya.
Tata Cara Pelaksanaan Sungkem
Dalam melaksanakan prosesi sungkem, ada tata cara yang harus dilakukan agar prosesi berlangsung dengan khidmat. Acara sungkem ini biasanya akan dipandu oleh MC yang memahami seluk beluk adat budaya agar dapat membangun suasana yang haru dan sakral.
Beginilah tata cara sungkem atau sungkeman secara umum:
- Kedua mempelai berlutut di hadapan orang tua dan sesepuh keluarga.
- Kedua mempelai mencium tangan, kaki, dan dahi orang tua dan sesepuh keluarga.
- Orang tua dan sesepuh keluarga memberikan doa dan restu kepada kedua mempelai.
- Kedua mempelai biasanya memberikan bingkisan atau hadiah kepada orang tua dan sesepuh keluarga sebagai tanda terima kasih.
Aneka Ragam Tradisi Sungkem
Sebagai sebuah tradisi yang dipegaruhi oleh adat dan budaya, sungkem memiliki berbagai jenis atau variasi sesuai dengan karakter sebuah wilayah. Suku bangsa yang kental dengan tradisi sungkem adalah suku Jawa, Sunda dan Bali.
Prosesi sungkem memiliki berbagai cara berbeda tergantung daerahnya. Hal ini dipengaruhi beberapa faktor seperti adat istiadat dan kebiasaan. Anda akan menemukan bahwa di beberapa daerah di Pulau Jawa seperti di Jawa Tengah, Yogyakarta dan Jawa Timur warganya melakukan tradisi sungkem dengan cara yang berbeda.
Berikut ini adalah variasi sungkem di beberapa daerah:
- Sungkem Jawa Tengah: prosesi sungkem di daerah ini dilakukan dengan cara berlutut kemudian dilanjutkan dengan mencium tangan, kaki, dan dahi orang tua. Setelah selesai melakukan sungkem kepada orangtua maka dilanjutkan dengan para sesepuh keluarga.
- Sungkem Yogyakarta: dalam tradisi Yogyakarta yang sarat dengan budaya di dalam istana kesultanan, sungkem dilakukan dengan berlutut dan mencium kaki orang tua. Orangtua akan mengusap bahu dan kepala anaknya seraya mengucapkan doa dan restu. Prosesi dilanjutkan kepada saudara dan sesepuh keluarga.
- Sungkem Jawa Timur: beda wailayah beda lagi tradisinya. DI daerah Jawa Timur, sungkeman tidak dilakukan dengan berlutut. Sungkem dilakukan dengan membungkukkan badan dan mencium dahi orang tua dan sesepuh keluarga.
- Sungkem Sunda: prosesi sungkem pada adat Sunda dilakukan dengan berlutut dan mencium kaki orang tua dan sesepuh keluarga. Beberapa orang bahkan mengawali prosesi dengan mencuci kaki orang tua sebelum melakukan sungkeman.
- Sungkem Bali: hamper sama seperti tradisi Jawa Timuran, sungkeman pada tradisi adat Bali dilakukan dengan membungkukkan badan dan mencium dahi orang tua dan sesepuh keluarga.
Sungkem merupakan ritual penting dalam upacara adat pernikahan yang sarat makna dan nilai-nilai luhur budaya. Makna sungkem ini menjadi pengingat bagi kedua mempelai tentang pentingnya menghormati orang tua dan leluhur, serta memohon restu dan doa untuk kehidupan pernikahan yang bahagia dan langgeng.
Suasana haru dalam prosesi sungkem ini didukung oleh alunan lagu atau kakawihan yang menggambarkan perjuangan orangtua dalam membesarkan anak-anaknya. Hal ini membuat prosesi ini diwarnai isak tangis penuh keharuan.
Sewa Peralatan Pesta di RNT Production
Apapun adat dan tradisi yang akan dipakai dalam pesta pernikahan, perlengkapan pesta menjadi salah satu penunjang kesuksesan acara yang Anda buat. Untuk itu carilah vendor perlengkapan pesta yang terpercaya untuk mendukung acara Anda.
Hubungi RNT Production untuk menyediakan beragam kebutuhan pesta Anda. Anda dapat menghubungi nomor WA 082113034008 atau kunjungi website kami di perlengkapanacara.com untuk informasi lebih lanjut.
Cari Tahu Ide Pernikahan di Dalam Ruangan di Sini!











