Sebelum membeli atau menyewa sofa, yuk mengenal jenis bahan sofa apa saja yang berkualitas bagus, awet, dan sering dipakai.
Sofa adalah salah satu furnitur yang paling banyak dipakai di berbagai tempat. Oleh karena itu, model sofa beragam di pasaran.
Selain model, sofa juga dibuat dari beragam jenis bahan pelapisnya. Di bawah ini akan dijelaskan beberapa jenis bahan pelapis sofa agar kamu tidak bingung sebelum memilih furnitur ini.
Mengenal Jenis Bahan Sofa yang Tepat
Bahan pelapis sofa ada beragam, dan memiliki karakteristik yang berbeda. Sebelum kamu memilih sebuah sofa, alangkah lebih baik jika kamu tahu bagaimana karakteristik bahan sofanya.
Jadi, tidak hanya modelnya saja, kamu juga harus mempertimbangkan jenis bahan yang dipakai sofa dan juga ukurannya.
Berikut ini akan dijelaskan mengenai beragam jenis bahan pelapis sofa serta karakteristiknya agar kamu tidak salah pilih sofa nantinya, yaitu:
1. Katun
Bahan kain katun terbuat dari kapas dengan teksturnya yang lembut dan juga halus. Sehingga, banyak orang yang menyukai bahan ini, apalagi jika dipakai sebagai pelapis sofa.
Kain katun memiliki beragam motif dan warna yang bisa kamu pilih sesuai kebutuhan, bahkan bahan ini juga kuat serta tahan lama.
Kekurangan dari sofa yang menggunakan kain katun adalah jika terkena air akan sulit untuk dibersihkan.
Kerapatan jahitan sofa juga lebih mudah longgar bila furnitur ini sering diduduki. Maka dari itu, biasanya sofa berbahan katun akan dikombinasikan dengan bahan lainnya.
Tentu saja hal ini bertujuan untuk memberi kenyamanan maksimal pada pengguna, dan sofa pun jadi lebih tahan lama.
2. Kulit
Selanjutnya adalah sofa berbahan kulit yang cocok dan aman dengan anak kecil. Karena, bahan kulit ini mudah dibersihkan.
Apalagi jika sofa terkena kotoran atau noda makanan dan minuman, kamu hanya perlu lap noda tersebut dengan menggunakan kain lembut yang sudah dibasahi dengan sedikit ait, dan seka bagian kotor dengan kain basah tersebut sampai nodanya hilang.Sofa 3 Set: Populer di Ruang Tamu dan Ruang Pesta
Tak hanya itu saja, sofa yang menggunakan bahan kulit juga lebih tahan lama, karena perawatannya lebih mudah.
Kamu hanya perlu mengoleskan krim pelembab khusus untuk sofa bahan kulit setiap 1 sampai 2 bulan sekali.
Tujuannya agar bagian permukaan sofa kulit tetap lembut, dan kulitnya tidak mudah rusak. Kilau alami sofa kulit juga memberi kesan elegan dalam ruangan.
Banyak orang yang mengatakan bahwa sofa kulit ini terasa panas saat diduduki dalam waktu lama.
Hal ini disebabkan oleh sirkulasi udara yang masuk lewat pori-pori sofa. Bila kamu suka dengan sofa bahan kulit, kamu bisa memilih yang berkualitas terbaik.
3. Linen
Bahan linen jga menjadi bahan favorit banyak orang karena dinilai lebih awet. Tak hanya itu aja, bahan ini terbuat dari serat tanamana alami yang teksturnya lembut serta halus.
Jadi, bahan linen sangat nyaman dipakai duduk dalam waktu yang lama. Apalagi, kain linen juga memiliki beragam jenis variasi, sehingga kamu bisa memilihnya sesuai kebutuhan.
Kekurangan dari bahan ini adalah mudah kotor dan kusut, jadi bila kamu punya anak kecil atau hewan peliharaan di rumah, lebih baik jangan gunakan sofa berbahan ini.
Namun, jika kamu ingin tetap memilih sofa berbahan linen, kamu bisa mempertimbangkan warna sofa yang agak gelap, dan juga rutin membersihkan furnitur ini.
4. Polyester
Kain pelapis sofa juga ada yang terbuat dari bahan polyester, dan bahan ini merupakan salah satu bentuk plastik yang dipintal menjadi sebuah kain.
Serat bahan ini bisa mempertahankan bentuknya, dan jenis bahan ini juga sering dikombinasikan dengan bahan wol atau katun agar lebih sempurna.
Sehingga, sofa tidak akan mudah kusut, dan bahan polyester juga mudah didaur ulang. Jadi, lebih ramah lingkungan.
Ketahanan bahan ini tinggi pada noda, meski minyak cukup mudah meresap, kamu bisa membersihkannya tanpa harus repot.
5. Velvet
Beludru atau velvet ini juga bisa dijadikan rekomendasi pilihan bagi kamu yang ingin memberi kesan mewah di ruangan.
Biasanya, sofa berbahan velvet tak akan mudah tergores, dan seratnya pun kemungkinan kecil bisa terurai.
Velvet juga memberi tampilan mewah pada sofa karena teksturnya mengkilap. Warnanya pun lebih cerah, tapi masih terkesan bold.
Hanya saja, kekurangan bahan ini adalah rentan pada sinar matahari, serta mudah sekali menyerap air yang tumpah.
Bagi kamu yang memiliki hewan peliharaan juga tidak cocok memakai sofa ini, karena bulu hewan bisa menempel di kain sofa, dan hal ini cukup sulit untuk dibersihkan.
6. Chenille
Terakhir bahan chenille atau dalam bahasa Perancis artinya ulat bulu. Bahan ini rajutannya bergaris dan cukup menonjol.http://www.rizkynadiateknik.com
Chenille sama halnya dengan bahan beludru atau velvet, tapi lebih tebal. Meski demikian, sofa yang memakai bahan chenille sangat lembut dan nyaman ketika diduduki dan disentuh.
Kamu juga tidak akan mudah kepanasan atau mudah berkeringat saat duduk di atas sofa berbahan ini dalam waktu yang lama.
Tidak hanya itu saja, kelebihan dari bahan ini adalah kuat dan tahan lama. Sama halnya dengan bahan velvet, sofa berbahan chenille tidak cocok bagi kamu yang punya hewan peliharaan.
Karena, bulu hewan akan menyangkut di sofa, dan garukan hewan bisa membuat kukunya tersangkut di rajutan sofa, dan kemungkinan bisa merusak atau jahitan sofa bisa keluar.
Untuk kamu yang sedang mencari tempat untuk menyewa sofa, baik sofa armchair, single seat, double seat, atau jenis kursi lainnya untuk acara dan kebutuhan lain, kamu bisa memercayakannya ke RNT Production. Harga sewanya terjangkau, kualitas bersaing, segera hubungi 082113034008.











